menunggu pagi..
dingin..
ini selimut tak mampu menghangatkan..
terpaku menatap dinding kusam
beku..
sekilas pelangi menyapa lirih, di udara..
tak seperti biasa..
pada kelam ku bertanya (lagi), ada apa dengannya?
tak sabar ku menunggu pagi
biar terang semuanya..