“Arrrggghhh……….”
Nah, akhirnya Indonesia (seperti biasa ga punya pendirian) menjadi salah satu dari 15 anggota Dewan Keamanan PBB yang sepakat mengesahkan resolusi yg berisi penambahan sanksi bagi Iran karena menolak menghentikan pengayaan uraniumnya.
Resolusi baru ini melarang ekspor semua senjata Iran dan membekukan aset di luar negeri dari 28 pejabat serta lembaga tambahan yang punya hubungan dengan program nuklir dan rudal balistik Iran. Resolusi ini juga membatasi bantuan keuangan atau pinjaman kepada Iran.
Padahal beberapa waktu lalu Indonesia nyata-nyata mendukung Iran soal itu, tapi kok sekarang berbalik menentang sih?
Apa karena ditekan oleh Amerika?
Ngutip pernyataan presiden Iran terhadap presiden Amerika dari
blog-nya Rika:
"jika tekhnologi nuklir itu bagus buat negara anda..kenapa buat negara kami tidak bagus?? jika negara kami dicurigai akan mengembangkan senjata nuklir…sehingga harus dihentikan..kenapa negara anda tidak dihentikan juga?
Bener-bener ga habis pikir deh, kalo memang dikhawatirkan negara2 di Timur Tengah itu mengembangkan senjata nuklir kenapa Israel juga ga diberi sanksi sama kaya’ Iran?
Tanya Ken..Napa? Yup! karena Amerika tunduk ato (malah takut) pada Israel;)
apdetan terbaru dari situs eramuslim..
Pemerintah Republik Islam Iran kecewa dengan keputusan yang diambil oleh Indonesia mendukung keputusan resolusi DK PBB 1747, di mana Indonesia yang sebelumnya bersikap abstain, akhirnya menyetujui sanksi atas Iran terkait program nuklir negara itu. Duta Besar Republik Islam Iran untuk Indonesia Behrooz Kamalvandi menyatakan, negaranya semula berharap agar negara-negara anggota PBB dapat memberikan suara berdasarkan pada prinsip keadilan, terutama bagi negara yang menjadi sahabat Iran. "Kalau seorang musuh melempar batu akan menyebabkan luka tubuh, tetapi kalau batu itu dilemparkan sahabat, bukan hanya menimbulkan luka tubuh tapi juga luka hati, luka tubuh setelah beberapa hari bisa sembuh, tetapi kalau luka hati membutuhkan waktu yang lama untuk sembuh"