Cinta_Gila part II
"Jangan GR aku tidak pernah mencintaimu"
"Ehm.."
"Kamu tahu, aku hanya mencintai diriku sendiri yang terpancar dari sorot matamu"
==========================================================
Dan hening itu menyakitkan..
Aku tahu, tidak banyak yang bisa aku lakukan (lagi) semua seolah menguap begitu saja.
Mungkin aku terlalu ‘berbaik’ hati dengan mencoba untuk selalu memahami dan mengerti dia. Tapi aku tersadar, dia tidak butuh di mengerti oleh siapapun! Dia hidup dalam dunianya sendiri..
Pernah suatu ketika :
"Kau canduku, hidupku tidak beres sebelum bertemu denganmu.."
"Aku tidak tahu apakah merasa tersanjung atau ngeri mendengarnya"
Hening..
"Aku sakit..sakit yang aku sendiri tidak tahu kenapa bisa seperti ini.."
"Apa yang bisa aku lakukan untuk menolongmu?"
"Jauhi aku!, jauhi aku tapi jangan sampai aku tahu..karena aku akan merasa sakit sekali kalau dijauhi"
Pfffhhhh…
Dan mendung itu semakin menebal..mungkin memang sudah saatnya bangkit dan melangkah pergi. Menjauh barangkali tidak selalu berarti buruk. Menjauh bisa jadi langkah awal untuk membenahi hidup agar lebih baik.
Atau menjauh, sebelum dia membunuhku?