Ga Pentiiiiiiiiiiiiiiiiiiingggg!!!!!!!!
Pernah suatu ketika, terbersit beberapa pertanyaan dalam otak gw..
Kenapa hidup perempuan menderita sekali?
Apa benar seperti dalam beberapa kitab suci agama lain bahwa perempuan itu cuma ‘dianggap sesuatu’ bukan manusia so, bisa diperlakukan se-enaknya dan sangat wajar sekali menderita akibat harus mananggung ‘dosa asal’ (ingat kenapa Adam dan Hawa or Adam and Eva diusir dari sorga hanya karena Hawa or Eva ini menggoda Adam untuk makan buah Khuldi yg dalam beberapa kitab sering disebut buah pengetahuan)
Hmm..dosa asal?
Itukah kenapa perempuan harus merasakan sakitnya melahirkan? perih dan betapa-amat-sangat tidak nyaman-nya nyeri haid itu? dan ini tiap bulan harus menderita begini, trus juga betapa perempuan juga harus menanggung sakit pas have sex tuk pertama kalinya, sakitnya menyusui pertama kalinya, sakitnya pas dah mau cerai susu, sakitnya pas mau menopouse..
Semua rasa sakit itu belum seberapa, belum lagi dalm kehidupan sosial, peranan perempuan yg selalu terpinggirkan, cuma dianggap ‘pelengkap’, harus begini dan begitu..ga pantas begini atau begitu..Uhh..
Bukan, ini ga ada hubungannya karena gw sedang membaca bukunya Nawal Al Sa’ dawi tokoh Feminisme dari Mesir..yang bener2 mengupas dan mengkritisi ‘ketidak-adilan’ yg dilakukan kpd perempuan.
Karena gw yakin dan sangat percaya bahwa dalam Islam perempuan itu manusia bukan ’sesuatu’ dalam Islam perempuan itu juga sangat dimuliakan bukan dihinakan..
So, cuma sayang sekali sangat sedikit kaum laki-laki yang memuliakan perempuan dan menganggapnya sebagai manusia bukan ’sesuatu’. Sangat sedikit laki-laki yg mau hidup sejajar dengan perempuan, maunya selalu merasa lebih dan terhormat dari perempuan..
Gw pikir kenapa ada gerakan yg dilakukan oleh kaum feminisme mungkin karena laki-laki tidak pernah mengganggap mereka-kaum-perempuan itu ada.. kaum laki-laki ini barangkali setuju dg Sigmund Freud bahwa perempuan adalah makhluk setengah manusia setengah hewan yg tidak berakal, bodoh dan itu tadi harus menanggung dosa asal, so mereka-kaum perempuan harus membayar dosa asal mereka itu dengan rasa sakit, perlakuan tidak manusiawi etc..
Btw, ntar kalo buku-nya Nawal Al-Sa’dawi dah selesai gw baca akan gw share di sini..menarik! sekaligus sangat kontroversial..
PS:Tulisan asal yg terlintas gara-gara ‘menikmati’ menderita-nya nyeri haid..hhhhhhhhhh…:(