Mimpi Buruk itu Bernama : GUANTANAMO!
Iseng-iseng membuka Google Earth, dan
Guantanamo gw ketik di search engine-nya. Dan terlihatlah sebuah tempat yang kecil di ujung negara
Cuba (
Cuba ,
Haiti dan pulau2 kecil lainnya termasuk kepulauan Bahama). Bener2 tempat yang ‘pas’ utk dibangun sebuah penjara krn berada di teluk dan dikelilingi oleh lautan.
Nah, pasti pernah denger tentang Teluk Guantanamo
kan ?, trus juga Penjara Guantanamo? Penjara Guantanamo adalah penjara yg khusus didirikan oleh Amerika Serikat untuk para teroris, dan khususnya lagi para teroris yang dicurigai Amerika melakukan penyerangan terhadap gedung WTC pada tanggal 11 September 2001 silam.
Guantanamo .
Nah, kebetulan gw baru saja menamatkan sebuah buku berjudul ‘FOR GOD AND COUNTRY’ Yang ditulis oleh JAMES YEE (Korban Paranoid Amerika). Buku ini merupakan kisah nyata penderitaan James Yee seorang Kapten Muslim US Army di Penjara
Yee, adalah keturunan Cina-Amerika yg sangat cinta pada negaranya Amerika, James Yee dibesarkan di New Jersey dan seperti ayah dan kakak2nya ingin mengabdi pada negaranya. Ia memutuskan untuk masuk US Army Chaplain Corps (Korps Ulama Angkatan Darat AS) sebagai salah seorang ulama Muslim pertama.
Sepertiga pertama buku menceritakan tentang masa2 pendidikan militer Yee, dan masa2 bertugas sebagai prajurit militer dan pendalaman ilmu agamanya yang dilakukan ke Suriah sampai akhirnya menikah dengan muslimah asal Suriah.
Kehidupan Yee berlangsung normal, sampai semuanya berubah ketika terjadi peristiwa ‘Black September’ pd 11 September 2001. Amerika seperti kebakaran jenggot dan menyudutkan Islam-lah teroris nekad tsb. Bisa ditebak hidup kaum muslim di Amerika bener2 terancam, mereka dicurigai, di kecam, di intimidasi
dan hal2 tdk mengenakkan lainnya. Tapi Yee akhirnya bisa menepis kecurigaan berlebihan tsb dg presentasinya ttg Islam yg telah dipelajarinya selama di Suriah. Paling tidak pemerintah dan kaum militer mulai menaruh respek pada Yee dan Islam.
Dan ternyata itu bukan akhir dari sentimen terhadap Islam, ketika dia ditugaskan ke penjara
Guantanamo enam bulan setelah peristiwa Black September sebagai chaplain yaitu ulama militer bagi tentara muslim Amerika Serikat-lah semuanya berawal.
Yee ditempatkan di kamp Delta, dan bertugas menjamin kebebasan beribadah para tahanan, mendengarkan keluhan mereka, intinya menjamin para tahanan mendapatkan haknya sebagai manusia. Di Guantanamo para tawanan yang berjumlah ratusan orang itu adalah muslim dan mereka tidak memiliki hak konstitusional apapun. Mereka ditahan tanpa tuduhan hingga waktu yg tidak terbatas. Bisa dibayangkan betapa semena-menanya Amerika yg menahan tanpa tuduhan yg jelas dan tanpa waktu yg tidak terbatas. Mereka ditahan hanya karena mereka muslim..dan ‘dicurigai’ teroris!! Gila!
Walau dalam standar operasionalnya tiap tahanan berhak menjalankan ibadah sesuai dg agamanya namun dlm pelaksanaan tidaklah demikian. Misalnya saja mereka di interogasi bertepatan dengan azan shg tdk bisa sholat dulu, atau ketika tahanan melaksanakan sholat penjaga
memutar musik rock dg volume maksimum dan mengusik kekhusukan sholat tahanan dg ‘umpan’ wanita tuna susila. Tiap saat Alqur’an milik tahanan diperiksa seolah2 tahanan menyembunyikan senjata berbahaya di dalamnya dan penjaga seolah ‘tanpa sengaja’ merobek lembaran kitab suci dan melemparnya ke lubang WC. Dan kemarahan tahanan atas perlakukan semena-mena penjaga dianggap sebagai pembangkangan dan mereka disiksa diluar batas kemanusiaan.
O,ya metode interogasi yg dilakukan adalah, pelecehan seksual, dipaksa berzinah dg WTS, penghinaan thd Islam dan Al-Quran, menghidupkan AC hingga ke titik minimum, dililit dg bendera Israel dan dipaksa mengucapkan kalimat “Setan adalah Tuhanku, bukan Allah”, sampai dengan menyiramkan air seni dan kotoran mereka ke tubuh mereka sendiri.
Sulit dilukiskan betapa ‘mengerikan’ kehidupan para tahanan di
Guantanamo mereka dipaksa mengakui sesuatu yang tdak pernah mereka lakukan. Sampai akhirnya para tahanan mengalami gangguan mental yg serius, usaha bunuh diri, trauma akibat stress berkepanjangan shg mulai kehilangan kendali dan pola pikir mereka berubah menjadi anak-anak. Dan tidak banyak yg bisa dilakukan oleh Yee disana walau pangkat Yee seorang Kapten dan Chaplain, karena ulama militer yg bertugas di
Guantanamo jumlahnya hanya puluhan orang saja. Malah tiap kali Yee mencoba mengingatkan Jendral atas perlakukan semena-mena penjaga thd tahanan, Yee malah dianggap bersekongkol dg ‘para teroris’ itu.
Yee akhirnya menyadari bahwa penugasan seorang chaplain sarat dg unsur politik, yaitu sebuah pertunjukan utk memperlihatkan kepada dunia bahwa AS tetap peduli pada Islam.
Setelah masa penugasannya di Guantanamo, dan baru saja menginjakkan kaki di bandara Jacksonville, Yee ditangkap dg tuduhan telah ‘mencuri dokumen berharga dari Guantanamo’ dan bersekongkol dg para tahanan sbg mata-mata teroris. Dan bukan hanya Yee, ternyata rekan-rekan militer muslim lainnya setelah bertugas di
Guantanamo juga dipenjara dg tuduhan mengada-ada, hanya karena mereka muslim!!
Buku ini menarik, dan memperlihatkan betapa paranoidnya Amerika terhadap muslim.
Menurut Yee , AS bukan berperang menghadapi teroris tapi dg Islam, malah dalam salah satu pidatonya Bush pernah mengatakan operasi thd teroris adalah ‘Perang Salib’. Betapa semua hal ‘tidak masuk akal sekalipun’ bisa dituduhkan kpd anda bukan karena anda salah, tapi karena anda seorang muslim!
Setelah melalui sidang melelahkan dan nguras emosi, tenaga dan pikiran selama berbulan-bulan, akhirnya Yee bebas dari tuduhan. namun akhirnya Yee terpaksa menanggalkan ‘atribut kemiliterannya’ hal yg sebenarnya sangat dicintai oleh Yee. Yee mengundurkan diri dg terhormat dan mendapatkan penghargaan thd dedikasinya sbg seorang militer.
Seperti kalimat yg tertulis di buku ini “Yee mencintai Tuhan dan Amerika, namun salah satunya memenjarakannya”
So, temans ga bisakah kita hidup berdampingan secara aman dan damai tanpa harus meributkan agama apa yg kita anut? Tanpa harus melecehkan agama lain? Dan memang setelah gw pikir2 tiap kerusuhan dan peperangan yg terjadi ga terlepas dari masalah keyakinan.
*recomended bgt neh buku..ga rugi kalo baca;)*