Ar-Rahman
Dari 114 surat yang ada di Al-Qur’an entah kenapa gw sangat terkesan dengan Surat Ar-Rahman (Yang Maha Pemurah). Dan ketika subuh tadi ikut sholat jemaah di mushalla dekat rumah, imamnya juga membacakan Surat Ar-Rahman. Tanpa terasa mata gw berkaca-kaca.
Surat Ar-Rahman terdiri dari 78 ayat tapi 31 ayat berbunyi:
"Fabiayyi alaa ‘irabbikumaa tukazzibaann.." (maka nikmat Tuhan kamu manakah yang kamu dustakan?)
Luar biasa bukan? 31 dari 78 ayat berbunyi sama. Uniknya ayat itu muncul pada ayat ke 13, 16, 18, 21, 23, 25, 28, 30, 32, 34… dstnya tiap dua ayat berbunyi sama hingga ke ayat ke 77. Dan bagi gw itu seolah mengingatkan manusia agar selalu menjadi makhluk yang bersyukur.
Selama ini betapa mudahnya gw mengutuk nasib, mengeluh dan bahkan menggugat Tuhan atas situasi dan kondisi yang tidak sesuai dengan kemauan gw. Alangkah egois dan kufur nikmatnya! Padahal keseluruhan ayat2 pada surat Ar-Rahman menceritakan tentang nikmat Allah yang maha besar kepada makhluk2Nya.
Tiba-tiba gw punya formula baru kalo tiba-tiba suntuk dan stuck dengan hidup gw..yaitu menghitung-hitung nikmat dan karunia yang telah diberiNya. Subhanallah, gak terhitung! bahkan tidak sebanding dengan cobaan yg gw terima.
Barangkali, gw perlu mengubah sudut pandang gw..melihat dari sisi yang beda..:)